MENGENAL PENYAKIT MATA KATARAK DAN PERSIAPAN PASIEN SAAT OPERASI KATARAK

Apakah diantara Anda, ada yang sedang mengalami penyakit katarak? Atau mungkin ada di keluarga Anda yang mengalami penyakit katarak ? Apakah Anda sudah mengetahui dengan baik penyakit katarak itu seperti apa? Berikut kita bahas mengenai penyakit katarak dan bagaimana persiapannya sebelum melakukan operasi katarak.

Mata yang mengalami katarak

Pengertian Katarak

Katarak adalah kekeruhan lensa mata, yang dapat menurunkan tajam penglihatan. Sebagian besar katarak disebabkan oleh proses penuaaan (degenerasi pada lensa). Prevalensi katarak meningkat sesuai umur, lebih  dari 50% katarak terjadi pada usia diatas 55 tahun dan lebih dari 70% terjadi di usia di atas 70 tahun.

Gejala Katarak

  • Penglihatana buram seperti ada asap/kabut yang menghalangi
  • Tajam penglihatan berangsur-angsur menurun sesuai derajat katarak yang terjadi, tanpa disertai mata merah dan rasa sakit
  • Silau bila berada di tempat yang terang
  • Sering berganti ukuran kacamata
  • Manik mata (pupil) terlihat putih, pada katarak stadium lanjut
  • Second sight yaitu suatu kondisi mata yang lebih nyaman tanpa kacamata baca untuk usia 40 tahun ke atas. Secara normal mata di usia lebih dari 40 tahun mulai mengalami penurunan fungsi penglihatan dekat sehingga memerlukan kacamata bantu untuk melihat dekat. Dengan mulai munculnya katarak stadium awal, penderita tidak memerlukan bantuan kacamata untuk membaca/melakukan aktifitas penglihatan dekat lainnya.

Penyebab Katarak

  • Proses penuaan
  • Diabetes mellitus dan penyakit sistemik lainnya
  • Pemakaian steroid/obat-obatan lain dalam jangka panjang
  • Cedera mata
  • Peradangan mata
  • Paparan sinar matahari yang berlebih
  • Infeksi (contoh:virus rubella) dalam kehamilan, dapat menimbulkan katarak pada bayi yang baru lahir.

Diagnosa Katarak?

Untuk mendeteksi apakah gangguan tajam penglihatan diakibatkan oleh katarak atau sebab lain, harus dilakukan pemeriksaan yang lengkap oleh dokter mata.

Pengobatan Katarak

Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk menghilangkan katarak. Pengobatan yang diberikan hanya bertujuan untuk menjaga nutrisi lensa sehingga diharapkan katarak tidak cepat menjadi tebal. Pada katarak yang masih tipis, koreksi kacamata dapat memperbaiki fungsi penglihatan untuk sementara. Jika katarak semakin tebal, kacamata tidak dapat lagi menolong tajam penglihatan, sehingga tindakan operasi katarak adalah satu-satunya harapan untuk meningkatkan fungsi penglihatan.

Atas dasar gejala yang dirasakan dan dari pemeriksaan yang didapat, dokter mata bersama dengan pasien akan memutuskan kapan tindakan operasi mata akan dilakukan. Jika katarak telah menggangu aktivitas sehari-hari, atau katarak menimbulkan penyakit mata lainnya seperti glaucoma (tekanan tinggi bola mata) atau peradangan mata, maka diperlukan operasi katarak. Dokter mata akan mendiskusikan dan memilih jenis tindakan operasi katarak dengan penanaman lensa intraokuler yang paling baik untuk pasien.

Yang Wajib Diketahui Mengenai Operasi Katarak

Sebelum tindakan bedah akan dilakukan pemeriksaan penunjang sebagai persiapan bedah, yang meliputi pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan jantung dan pemeriksaan penunjang lainnya. Pasien harus dipastikan dalam keadaan sehat sebelum dilakukan operasi, bila diperlukan pasien harus menjalani konsultasi dan pengobatan terlebih dahulu ke dokter spesialis penyakit dalam.

Tindakan bedah katarak biasanya dilakukan dengan keadaan pasien tetap sadar dengan pembiusan lokal/topikal (suntik/tetes). Bius umum hanya dilakukan pada kondisi khusus saja.

Operasi Katarak
Operasi katarak bertujuan mengeluarkan lensa mata yang keruh dan diganti dengan lensa tanam buatan yang baru. Operasi katarak dilakukan dengan menggunakan mikroskop dan alat bedah mikro. Ada beberapa jenis teknik operasi katarak, dari metode konvensional sampai dengan metode mutakhir dengan menggunakan energy ultrasound (gelombang suara) yang disebut sebagai fakoemulsifikasi. Jenis  operasi katarak yang akan dilakukan disesuaikan dengan kondisi pasien.

Baca Juga : 

Adakah Komplikasi Selama Tindakan Bedah Katarak?

Dengan teknologi bedah katarak saat ini prosedur operasi katarak menjadi lebih aman dan akurat. Secara umum angka keberhasilan operasi katarak mencapai 98%. Namun demikian, setiap tindakan bedah termasuk operasi katarak mengandung resiko komplikasi meskipun jarang terjadi (1 komplikasi diantara 200.000 di Amerika Serikat). Derajat komplikasi yang terjadi dapat berupa komplikasi ringan sampai dengan komplikasi berat yang dapat menimbulkan kebutaan permanen.

Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Operasi Katarak?

Operasi katarak dapat dilakukan pada pasien dengan rawat jalan ataupun rawat inap, disesuaikan dengan kondisi pasien. Pasien harus disiapkan kurang lebih satu jam sebelum  operasi. Persiapan meliputi pemeriksaan tanda vital, seperti pemeriksaan tekanan darah, pemberian tetes mata untuk melebarkan pupil mata dan persiapan anastesi khusus bila diperlukan. Setelah persiapan selesai pasien akan dipersiapkan masuk ke ruang bedah. Untuk tujuan strerilisasi lingkungan mata yang akan dioperasi, daerah wajah akan ditutup dengan kain steril (sterile drapes).

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Operasi Katarak?

Setelah pasien selesai dilakukan operasi katarak, pasien akan dibawa ke ruang pemulihan untuk mendapatkan petunjuk perawatan mata, aturan pemakaian obat dan jadwal kontrol pasca bedah katarak. Mata pasien yang telah dilakukan operasi katarak tidak boleh terkena air terlebih dahulu selama beberapa hari, tidak boleh memaksa mengedan dan tidak boleh terkena debu. Jika tidak ada keluhan pasca bedah katarak pasien diperkenankan untuk meninggalkan rumah sakit.

Kapan Harus Kontrol Pasca Operasi Katarak?

Pasien harus melakukan kontrol dengan jadwal rutin. Kontrol juga dapat dilakukan sesuai dengan perjanjian dengan dokter. Bila pasien merasakan keluhan seperti nyeri, mata menjadi lebih merah, sakit kepala disertai mual dan muntah, atau penurunan tajam penglihatan, pasien harus segera kontrol meskipun tidak sesuai jadwal rutin

Apakah Katarak Dapat Sembuh Kembali?

Katarak tidak kambuh lagi, meskipun demikian beberapa pasien yang telah dilakukan operasi katarak dan penglihatannya meningkat, mengeluh penglihatan menurun kembali dalam waktu yang bervariasi. Keluhan ini disebabkan kekeruhan kapsul lensa dibelakang lensa tanam. Terdapat sekitar 10% sampai 20% pasien yang mengalami keluhan tersebut. Kekeruhan kapsul lensa dapat ditangani dengan prosedur laser kapsulotomi (bukan operasi) di poliklinik yang memerlukan waktu kurang dari 5 menit.


Referensi :
Seminar Katarak PMN RS Cicendo Bandung

Tidak ada komentar:

ads
Diberdayakan oleh Blogger.