STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) MENGHITUNG DENYUT NADI (HEART RATE) PADA BAYI/ANAK

Standar operasional prosedur dalam menghitung denyut nadi pada bayi/anak merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh perawat untuk mengetahui seberapa kali denyut nadi bayi/anak itu berdenyut. 

PENGERTIAN
Menghitung HR bayi/anak melalui perabaan nadi atau auskultasi denyut nadi.

TUJUAN
Mengetahui jumlah HR dalam 1 (satu) menit.

DILAKUKAN
Pada pasien bayi/anak yang baru dirawat
Secara rutin pada bayi/anak yang sedang dirawat
Sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pasien

PERSIAPAN
1. Persiapan Pasien
Melakukan pendekatan kepada anak/keluarga dengan memberikan penjelasa tentang hal-hal yang dilakukan, sesuai tingkat perkembangan dan kemampuan berkomunikasi. Sebaiknya bayi/anak keadaan tenang/tidur. 

2. Persiapan
  • Stetokop anak
  • Arloji dengan petunjuk detik/polsteller
  • Buku catatan perawatan dan ballpoint
 
PELAKSANAAN
Pada Bayi
Dilakukan pada daerah apical jantung dengan menggunakan stetoskop.
  1. Perawat mencuci tangan
  2. Bayi dibaringkan dalam posisi terlentang, buka baju bagian atas
  3. Perawat mendengarkan denyut nadi di area apical jantung, yaitu pada titik impuls maksimum (TIM) sela iga ke empat bagian kiri. Hitung denyut jantung selama satu menit penuh. Perhatikan irama (teratur/tidak)
  4. Hasil dicatat dalam catatan perawatan. Bila terdapat kelainan, catat dan segera laporkan kepada penanggung jawab/dokter yang merawat.
  5. Bayi dirapihkan
  6. Perawat mencuci tangan
Pada Anak
1.    Perawat mencuci tangan
2.    Anak sebaiknya dalam keadaan tenang
3.  Penghitungan dilakukan dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah diatas arteri selama satu menit. Perhatikan isi (volume), irama (teartur/tidak), tekanan (kuat/lemah)
4. Hasil penghitungan dicatat dalam lembaran catatan perawatan (grafik suhu nadi). Bila terdapat kelainan, catat dan segera laporkan kepada penanggung jawab/dokter yang merawat
5.    Anak dirapihkan
6.    Perawat mencuci tangan.






Sumber : Prosedur Tindakan Keperawatan Anak, Tim Keperawatan Anak, 2012


Tidak ada komentar:

ads
Diberdayakan oleh Blogger.