BUNDA SETELAH MELAHIRKAN MERASA LELAH? INI PENJELASAN DAN CARA MENGATASINYA
Halo Sobat Nakes dan Bunda-Bunda. Rasa lemas, lelah, bahkan sedikit lunglai setelah melahirkan adalah hal yang sangat wajar dialami hampir semua ibu. Bunda tidak sendirian kok. Proses persalinan, baik normal maupun caesar, menguras banyak energi, cairan tubuh, dan juga kadar protein darah. Ditambah lagi, tubuh harus segera menyesuaikan diri untuk memproduksi ASI dan merawat si kecil yang baru lahir. Wajar saja kalau badan terasa lebih cepat capek dibanding biasanya.
Kabar baiknya, rasa lemas ini bisa dibantu pulih lebih cepat dengan memperhatikan asupan gizi yang tepat, terutama dari makanan tinggi protein.
Kenapa Ibu Pasca Melahirkan Mudah Merasa Lemas?
Ada beberapa alasan mengapa tubuh Bunda terasa lebih lemas setelah persalinan:
- Kehilangan darah saat persalinan, baik lahiran normal maupun caesar sama-sama menyebabkan kehilangan darah, yang berdampak pada kadar hemoglobin dan albumin dalam tubuh.
- Proses penyembuhan luka, luka jahitan, baik di area perineum maupun bekas operasi caesar, membutuhkan banyak protein sebagai "bahan bangunan" untuk membentuk jaringan baru.
- Produksi ASI, menyusui membutuhkan energi dan protein ekstra karena tubuh sedang memproduksi cairan bergizi untuk si kecil.
- Kurang tidur dan stres pascapersalinan, rutinitas menyusui dan mengurus bayi baru lahir membuat waktu istirahat berkurang drastis.
Karena banyaknya "pengeluaran" energi dan zat gizi ini, tubuh Bunda perlu asupan yang cukup untuk menggantinya kembali.
Pentingnya Makanan Tinggi Protein untuk Pemulihan
Protein punya peran besar dalam masa nifas. Selain membantu menutup luka jahitan lebih cepat, protein juga menjadi bahan baku utama pembentukan ASI. Karena itu, mengonsumsi makanan tinggi protein secara rutin sangat dianjurkan bagi ibu pasca melahirkan.
Beberapa sumber makanan tinggi protein yang mudah didapat antara lain telur, ayam, tahu, tempe, susu, kacang-kacangan, dan tentunya ikan. Di antara berbagai jenis ikan, ikan gabus cukup banyak dibahas karena kandungan proteinnya yang tinggi dan mudah diserap tubuh.
Manfaat Albumin Ikan Gabus untuk Ibu Pasca Melahirkan
Salah satu kandungan istimewa dalam ikan gabus adalah albumin. Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB, Prof. Ahmad Sulaeman, menjelaskan bahwa kandungan protein ikan gabus berkisar 15–25 persen dari berat segarnya, dan di dalamnya terdapat albumin yang berperan penting dalam regenerasi sel serta pembentukan jaringan baru.
Beberapa manfaat albumin ikan gabus yang penting untuk Bunda ketahui :
- Mempercepat penyembuhan luka jahitan, baik luka persalinan normal maupun bekas operasi caesar, karena albumin menjadi bahan baku utama pembentukan jaringan baru.
- Membantu mengurangi risiko pembengkakan (edema), karena albumin berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan tekanan osmotik dalam darah.
- Mendukung produksi ASI, agar tetap lancar dan berkualitas untuk si kecil.
- Memulihkan stamina dan energi, yang terkuras selama proses persalinan dan menyusui.
Tidak heran jika albumin ikan gabus kini semakin banyak direkomendasikan oleh tenaga medis sebagai bagian dari nutrisi pemulihan pascapersalinan, baik dalam bentuk ikan segar yang diolah dengan cara dikukus atau direbus, maupun dalam bentuk ekstrak/suplemen yang lebih praktis dikonsumsi.
Tips Mengolah Ikan Gabus agar Nutrisinya Tetap Terjaga
Agar manfaatnya optimal, ikan gabus sebaiknya diolah dengan cara yang tepat:
- Masak hingga benar-benar matang (suhu internal minimal 63°C) untuk memastikan keamanannya.
- Pilih metode mengukus, merebus, atau membuat sup agar kandungan albuminnya tetap stabil dan tidak banyak rusak akibat suhu tinggi.
- Hindari menggoreng dengan minyak berlebih karena bisa mengurangi kualitas nutrisinya.
Bagi Bunda yang kesulitan mengolah ikan segar setiap hari, ekstrak atau suplemen berbahan dasar ikan gabus bisa menjadi alternatif praktis untuk tetap mendapatkan manfaat protein dan albuminnya.
Jangan Lupa Istirahat dan Konsultasi ke Tenaga Medis
Selain memperhatikan asupan makanan tinggi protein, Bunda juga perlu menyeimbangkannya dengan istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, serta menjaga kondisi emosional tetap stabil. Jika rasa lemas terasa berlebihan, disertai pusing hebat, demam, atau perdarahan yang tidak kunjung berhenti, segera konsultasikan ke dokter atau bidan agar mendapat penanganan yang tepat.
Ingat, Bunda, memulihkan diri setelah melahirkan bukan proses instan. Dengan asupan gizi yang tepat dan istirahat yang cukup, tubuh akan berangsur pulih dan Bunda bisa kembali mendampingi si kecil dengan energi yang lebih baik.
Website: protabumin.co.id
WhatsApp: +62 822-2355-5166
Shopee: shopee.co.id/protabumin
TikTok: tiktok.com/@protabuminofficial




Posting Komentar untuk "BUNDA SETELAH MELAHIRKAN MERASA LELAH? INI PENJELASAN DAN CARA MENGATASINYA"