SOP CARA PERAWATAN PASIEN TERPASANG WSD (WATER SEAL DRAINAGE)

Dalam melakukan tindakan keperawatan medikal bedah tentunya sebagai tenaga kesehatan sudah tidak asing mendengar kata perawatan WSD. WSD itu sendiri merupakan kepanjangan dari Water Seal Drainage. WSD merupakan suatu tindakan medis yang infasif dilakukan untuk mengeluarkan udara, cairan baik berupa darah ataupunn pus dari rongga pleura, rongga thorax dan mediastinum dengan menggunakan pipa penghubung.


Sebagai seorang perawat, terutama yang bekerja di ruang medikal bedah, tentunya perlu memahami bagaimana cara melakukan perawatan pasien yang terpasang WSD. Perawatan WSD ini sangat perlu dilakukan untuk menghindari komplikasi pasca pemasangan WSD. 

Perawatan pada pasien yang terpasang WSD tentunya harus sesuai dengan standar opersional prosedur agar tindakan yang dilakukan dapat sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Namun, sebelum membahas lebih jauh terkait SOP cara perawatan pasien yang terpasang WSD, kita akan membahas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan perawatan pasien yang terpasang WSD.

Perawatan pasien yang terpasang WSD merupakan suatu tindakan perawatan luka jahitan pada daerah pemasangan WSD di daerah interkosta ke 2 dan atau ke 3 untuk mengeluarkan udara sedangkan untuk di interkosta ke 4 dan ke 5 untuk pengeluaran cairan. Tindakan perawatan pasien yang terpasang WSD ini dilakukan mulai hari ke tiga. 

Persiapan Perawatan WSD

  • Pertama persiapan pasien dengan memberikan penjelasan dan tujuan tindakan mengenai prosedur yang akan dilakukan yaitu perawatan WSD
  • Ijin kepada pasien untuk membuka pakaian pada bagian yang terpasang WSD
  • Posisikan pasien untuk perawatan pemasangan WSD yaitu dengan posisi terlentang dengan satu bantal, dengan tangan dikeataskan pada bagian yang dipasang WSD

Persiapan Alat untuk Perawatan WSD

  • Pinset anatomis 2
  • Pinset chirugis 1
  • Kain kasa steril
  • Plester dan gunting
  • Bengkok
  • NaCL 0,9%
  • Alkohol
  • Kocher
  • Botol WSD steril dengan larutan NaCL 0,9% atau aquadest.

Pelaksanaan Perawatan Pasien Terpasang WSD

  • Sebelum memulai tindakan perawatan pada pasien yang terpasang WSD, pastikan lingkungan pasien dalam keadaan aman dan nyaman, salah satunya dengan memasang sampiran.
  • Dekatkan alat-alat untuk perawatan WSD agar mempermudah tindakan
  • Pasangkan klem kocher pada selang WSD, jika pada selang sudah terdapat klem, maka gunakan klem yang sudah terpasang pada selang WSD
  • Buka balutan pada area pemasangan WSD dengan hati-hati
  • Bersihkan luka dengan NaCL 0,9% dari yang bersih ke yang kotor minimal dilakukan sebanyak tiga kali.
  • Bersihkan selang WSD dengan alkohol 70%
  • Jaga drain agar tidak tertarik
  • Observasi pada area kulit sekitar drain
  • Tutup sekitar drain dengan kasa (kompres lembab) dan tutup kembali dengan menggunakan kasa kering.
  • Ganti botol yang terlebih dahulu diisi dengan NaCl 0,9%.
  • Setelah botol WSD diganti dan selang WSD terfiksasi dengan, maka selanjutnya lepaskan klem yang telah dipasang sebelumnya.
  • Evaluasi respon pasien
  • Pakaian pasien digunakan kembali.
  • Rapikan alat-alat yang telah digunakan.
  • Akhiri interaksi dengan mengucapkan salam pada pasien.
  • Dokumentasikan kegiatan yang telah dilakukan.

Itulah langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan tindakan perawatan pasien yang terpasang WSD. Semoga bisa membantu teman-teman perawat dalam melakukan praktik keperawatan khususnya dalam tindakan perawatan pasien yang terpasang WSD. Baca juga artikel lainnya dengan klik tautan di bawah ini.

Baca Juga :


Sumber : Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah

Tidak ada komentar:

Iklan Display

Diberdayakan oleh Blogger.