Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LANGKAH-LANGKAH PEMBERIAN SUNTIK IMUNISASI VAKSIN CAMPAK

Salah satu imunisasi dasar yang diperlukan oleh anak adalah imunisasi campak. Imunisasi campak bagi anak ini berfungsi untuk melindungi anak dari resiko penyakit campak. Penyakit campak atau disebut juga sebagai rubeola disebabkan oleh virus, dengan gejala berupa ruam kulit di seluruh tubuh. Maka dari itu, salah satu pencegahan agar anak terhindar dari penyakit campak atau rubeola ini adalah melakukan imunisasi campak.

Sumber : republika.co.id

Pelaksanaan penyuntikan imunisasi campak ini dilakukan oleh tenaga medis yang sudah terlatih. Dan pada kesempatan pembahasan kali ini, kita akan membahas mengenai langkah-langkah dalam pemberian imunisasi vaksin campak. Namun, sebelum membahas bagaimana langkah pemberian suntik imunisasi vaksin campak pada anak, kita akan bahas dulu beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anak diberikan imunisasi campak ini.

Untuk diketahui jadwal pemberian imunisasi campak pertama pada anak, diberikan pada usia 9 bulan. Ini masuk ke dalam program imunisasi dasar lengkap yang diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Namun sebelum diberikan imunisasi campak orang tua wajib memperhatikan bahwa kondisi anak dalam keadaan sehat, berikan makanan yang cukup sebelum dilakukan imunisas serta gunakan pakaian yang mudah di lepas.

PERSIAPAN ANAK UNTUK IMUNISASI CAMPAK

  • Pastikan bahwa anak butuh dalam pemberian imunisasi campak
  • Sampaikan salam kepada orang tua anak atau bayi
  • Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan yang akan dilakukan kepada anak
  • Lakukan kontrak waktu dan kesepakatan rencana tindak lanjut dari pemberian imunisasi campak
  • Pastikan bayi dalam kondisi sehat.

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN IMUNISASI CAMPAK

  • Handschoon 1 pasang
  • Vaksin campak dan pelarutnya
  • Kapas DTT
  • Bak instrumen
  • Gergaji ampul (jika diperlukan)
  • Spuit 5 cc
  • Auto Disable Syringe (ADS)
  • Bengkok
  • Safety Box
  • Tempat sampah

PELAKSANAAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK

  • Pertama yang perlu dilakukan adalah memperkenalkan diri dan menjelaskan kepada ibu bayi mengenai prosedur yang akan dilakukan.
  • Lakukan tindakan prosedur mencuci tangan (Klik SOP Melakukan Cuci Tangan Menurut WHO)
  • Setelah mencuci tangan, keringkan lalu gunakan sarung tangan.
  • Buka penutup metal pada vaksin dengan menggunakan pengait.
  • Hisap pelarut dengan menggunakan spuit 5 cc. Pastikan seluruhnya terisap.
  • Masukan pelarut tersebut ke dalam vial vaksin campak, kocok hingga seluruh campuran menjadi homogen
  • Buang spuit serta semprit yang tidak digunakan ke dalam safety box.
  • Hisap vaksin dari vial dengan menggunakan spuit sebanyak 0,5 ml
  • Selanjutnya atur posisi bayi dengan cara, bayi dipangku ibunya di sisi sebelah kiri, tangan kanan bayi melingkar ke badan ibu, tangan kiri ibu merangkul bayi, menyangga kepala, bahu dan memegang sisi luar tangan kiri bayi, serta tangan kanan ibu memegang kaki bayi dengan kuat.
  • Siapkan area yang akan dilakukan injeksi imunisasi campak yaitu pada area musculus deltoideus (1/3 bagian lateral lengan kiri atas)
  • Bersihkan area penyuntikan dengan kapas DTT dari dalam ke luar secara melingkar sekitar 5 cm. Tunggu hingga kering.
  • Selanjutnya angkat kulit daerah suntikan dengan ibu jari dan telunjuk.
  • Masukkan jarum ke dalam kulit dengan sudut 45 derajat (injekasi subkutan dalam) (Klik SOP Melakukan Injeksi Subcutan / SC)
  • Setelah jarum masuk segera lakukan aspirasi, jika tidak ada darah saat diaspirasi, dorong pangkal piston dengan ibu jari tangan kanan dan masukkan vaksin campak secara perlahan.
  • Setelah vaksin masuk semua, tarik jarum suntik dengan cepat.
  • Lalu, tekan area bekas suntikan dengan kapas DTT
  • Rapikan semua alat-alat yang telah digunakan.
  • Buang spuit bekas pakai ke dalam safety box.
  • Mengevaluasi keadaan tubuh bayi dan merapikan pakaian bayi
  • Lepaskan sarung tangan
  • Berikan penjelasan kepada orang tua anak sehubungan dengan hasil imunisasi, efek samping dan obat penurun panas untuk mengantisipasi efek samping berupa demam, serta infokan jadwal imunisasi selanjutnya.
  • Dokumentasikan (waktu, nama, vaksin, dosis, rute pemberian, dan reaksi pasien)

BACA JUGA :



Itulah langkah-langkah dalam melakukan tindakan imunisasi vaksin campak. Semoga bermanfaat dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Sumber :
Buku Ajar Imunisasi

Posting Komentar untuk "LANGKAH-LANGKAH PEMBERIAN SUNTIK IMUNISASI VAKSIN CAMPAK"